Akankah Ethereum Turun ke $1.850 atau Lebih Rendah Selama Oktober 2026?
Ethereum (ETH) memasuki tahun 2026 dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. Setelah sempat mencapai level tertinggi mendekati $4.900–$5.000 pada siklus sebelumnya, harga ETH mengalami koreksi besar dan bergerak dalam fase konsolidasi yang sensitif terhadap kondisi makroekonomi, regulasi, dan arus dana institusional.
Pertanyaan yang kini banyak muncul di kalangan investor adalah: apakah Ethereum bisa kembali turun ke $1.850 atau bahkan lebih rendah pada Oktober 2026?
Kondisi Pasar Ethereum di 2026
Sejumlah analisis menunjukkan bahwa Ethereum pada 2026 cenderung bergerak dalam rentang volatil yang cukup lebar, umumnya antara $2.000 hingga $3.300 dalam fase konsolidasi awal tahun, dengan potensi breakout ke atas atau breakdown ke bawah tergantung sentimen pasar global .
Namun, pasar juga menunjukkan bahwa tekanan bearish masih mungkin terjadi jika beberapa faktor kunci memburuk, seperti:
- Penurunan arus masuk ETF Ethereum
- Pengetatan kebijakan moneter global
- Penurunan aktivitas jaringan (on-chain activity)
- Persaingan dari blockchain lain seperti Solana atau Layer-1 baru
Skenario Bearish: Potensi Turun ke $1.850
Beberapa model dan analis memperkirakan bahwa level $1.800–$2.000 adalah zona kritis bagi Ethereum di 2026.
Dalam skenario bearish:
- Jika ETH gagal bertahan di support $2.000
- Jika tekanan makro global kembali memburuk
- Jika arus dana institusional melemah
Maka penurunan ke area $1.850 sangat realistis, bahkan bisa menembus lebih rendah menuju $1.700 atau $1.500 dalam kondisi ekstrem .
Beberapa analis bahkan menempatkan skenario terburuk ETH bisa turun lebih dalam jika terjadi krisis likuiditas atau resesi global yang lebih tajam.
Faktor yang Bisa Memicu Penurunan
1. Likuiditas Global Menyempit
Ketika bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi, aset berisiko seperti crypto biasanya terkena tekanan lebih dulu.
2. ETF Outflow
Jika ETF Ethereum mengalami arus keluar bersih, harga bisa kehilangan “support institusional”.
3. Penurunan Aktivitas Jaringan
Ethereum sangat bergantung pada penggunaan jaringan (DeFi, NFT, Layer-2). Penurunan aktivitas berarti tekanan pada valuasi.
4. Sentimen Pasar Crypto Secara Umum
ETH sering bergerak mengikuti Bitcoin. Jika BTC melemah, ETH biasanya turun lebih agresif.
Skenario Alternatif: Support Bertahan
Di sisi lain, banyak analis juga menilai bahwa level $1.800–$2.000 bisa menjadi zona akumulasi kuat, bukan titik breakdown permanen.
Faktor pendukungnya:
- Staking ETH yang mengunci suplai
- Adopsi institusional jangka panjang
- Upgrade jaringan Ethereum yang terus berlanjut
- Pertumbuhan Layer-2 yang meningkatkan utilitas
Dalam skenario ini, penurunan ke $1.850 bisa terjadi hanya sementara sebelum rebound kembali.
Apakah Ethereum bisa turun ke $1.850 pada Oktober 2026?
Jawabannya: ya, itu mungkin terjadi, tetapi bukan skenario utama yang pasti.
- Skenario bearish: ETH bisa turun ke $1.850 atau lebih rendah jika tekanan makro dan outflow meningkat
- Skenario netral: ETH bertahan di kisaran $2.000–$2.500
- Skenario bullish: ETH pulih kembali ke atas $2.700 jika arus institusional menguat
Dengan kata lain, $1.850 adalah zona risiko kritis, bukan kepastian arah pasar.